Wabup Mahulu Bawa Bantuan Langsung ke Warga Korban Kebakaran di Long Pakaq Baru

oleh -
Editor: Ardiansyah
Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun menyerahkan  bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Long Pakaq Baru, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahulu, Rabu (8/11/2023). Foto: HO/prokopim mahulu.
Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun menyerahkan  bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Long Pakaq Baru, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahulu, Rabu (8/11/2023). Foto: HO/prokopim mahulu.

BorneoFlash.com, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu), Wakil Bupati (Wabup) Drs Yohanes Avun, menyerahkan bantuan secara langsung untuk korban kebakaran di Kampung Long Pakaq Baru, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahulu, Rabu (08/11/2023).

 

Wabup Yohanes Avun didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DINSOS P2PA) Honorata Yuliana Husun, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mahulu Yuliana Mening, Camat Kecamatan Long Pahangai Thomas Ding, Petinggi Kampung Long Pakaq Baru, dan Kepala Bagian Prokopim Christianus Arie Dedy Bang, tiba pada pukul 12.00 WITA di Kampung Long Pakaq Baru dan langsung menuju ke lokasi kebakaran.

 

Kebakaran terjadi pada Jumat (3/11/2023) pekan lalu sekitar pukul 01.00 dini hari,  menghanguskan satu bangunan rumah yang menyebabkan satu kepala keluarga yakni Imam Solichin kehilangan tempat tinggal, padahal rumah itu baru ditempatinya dua tahun ini.

 

Wabup Yohanes Avun menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada warga korban kebakaran.

 

“Ini hanya satu rumah namun cukup sangat berat bagi korban karena kehilangan harta benda. Pemkab Mahulu melalui DinsosP2PA dan BPBD memberikan bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, tempat alas tidur maupun selimut,” katanya.

 

Selanjutnya orang nomor dua di Kabupaten Mahulu ini mengajak masyarakat lebih berwaspada. Saat di rumah maupun hendak meninggalkan rumah, diharapkan mengecek kembali kondisi api di dapur sehingga terhindar dari musibah kebakaran.

 

Di Mahulu rata-rata bangunan rumahnya terbuat dari kayu. Oleh sebab itu harus memiliki kewaspadaan tinggi. Selain itu,  para petinggi kampung agar dapat memperhatikan penataan bangunan-bangunan rumah warganya. Harus ditata dengan baik dan memiliki jarak.

Baca Juga :  Ringkus Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Kutim, Ditresnarkoba Polda Kaltim Sita 187,45 Gram Sabu  

Wabup menghimbau juga kepada Petinggi melalui APBK Kampung untuk mengadakan pengadaan alkon air di setiap RT, agar ketika terjadi musibah alat ini bisa digunakan saat terjadinya bencana kebakaran.

 

“Tentunya karena juga kampung baru banyak bangunan rumah baru yang jauh dari jangkauan air maka alat ini bisa sangat membantu sekali diadakan di setiap RT, sehingga apabila terjadi musibah bisa cepat tertangani,” harap Yohanes Avun.

 

Sementara itu, Imam Solichin korban kebakaran saat ditemui mengungkapkan terima kasih atas kepedulian Pemkab Mahulu

 

“Saya sangat berterima kasih atas perhatiannya. Kami sangat terharu atas bantuan yang langsung diberikan oleh Pak Wakil Bupati. Kami berharap kedepannya dari pemerintah menyediakan alat pemadam kebakaran dan ketersediaan air yang mudah didapatkan. Pasti apinya tidak sampai besar dan habis membakar rumah kami. Kami di kampung sini sangat kesusahan air. Kalau hujan baru  ada air, kalau tidak kami harus turun ke sungai untuk mengambil air. Ini menjadi kendala kami kemarin saat ingin memadamkan api,” ucapnya. (Adv)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.