DPRD Paser Awasi Perbaikan Wiskul Sungai Tuak: Rampung Akhir November 2023

oleh -
Editor: Ardiansyah
Komisi DPRD Paser melakukan hearing dan pengecekan kondisi lapak pedagang di Wisata Kuliner Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, pada Selasa (7/11/2023) lalu. Foto: BorneoFlash.com/Joe.
Komisi DPRD Paser melakukan hearing dan pengecekan kondisi lapak pedagang di Wisata Kuliner Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, pada Selasa (7/11/2023) lalu. Foto: BorneoFlash.com/Joe.

BorneoFlash.com, TANA PASERDPRD Kabupaten Paser terus mengawal proses perbaikan Wisata Kuliner (Wiskul) Sungai Tuak, dengan target penyelesaian akhir November 2023.

 

Gabungan Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser melakukan hearing bersama pedagang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan kontraktor, guna menangani kerusakan yang ditemukan pada kios pedagang.

 

Anggota DPRD Paser turut memeriksa langsung kondisi kios pada 7 November lalu, menemukan sejumlah kerusakan. Setelah pengecekan, dilanjutkan dengan diskusi bersama stakeholders untuk mencapai kesepakatan dalam menanggulangi permasalahan yang ada.

 

Wakil Ketua Komisi III DPRD Paser, Basri Mansur, mengungkapkan bahwa pihak pelaksana kegiatan pada tahun 2022 telah menyatakan kesiapannya untuk memperbaiki dan menyelesaikan kebocoran kontainer atau kios, sesuai dengan kesepakatan hasil pertemuan.

 

“Kami targetkan pihak pelaksana memperbaiki kontainer pedagang yang mengalami kerusakan, dengan batas waktu akhir bulan ini (November). Ini sudah tertuang dalam berita acara pertemuan yang telah ditandatangani bersama,” ujar Basri Mansur pada Kamis (9/11/2023).

 

Lebih lanjut, Basri menekankan bahwa DPRD Paser dan pemerintah daerah akan serius mengawal peningkatan Wiskul Sungai Tuak. Selain perbaikan kontainer pedagang, relokasi dan penataan ulang akan dilakukan pada tahun depan dengan mempertimbangkan kenyamanan pedagang dan pengunjung.

 

“Pengelola akan mengubah tema Wiskul Sungai Tuak dan berkomunikasi dengan pedagang untuk memastikan keamanan dan kenyamanan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan ekonomi pelaku UMKM dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2024,” tambahnya.

 

DPRD Paser memberikan tenggat waktu kepada pihak pelaksana kegiatan tahun 2022 untuk menyelesaikan perbaikan, sambil Disporapar Paser telah mengusulkan anggaran Rp2,5 miliar untuk mendukung rencana peningkatan Wiskul Sungai Tuak. Peningkatan sarana dan prasarana termasuk pemasangan paving block di area yang sering tergenang air akan menjadi bagian dari upaya ini.

Baca Juga :  Untuk Mewujudkan Paud Berkualitas, Digelar Gebyar Paud dan Launching Paud Holistik Integratif   

 

Pada hearing dan pengecekan kios pedagang yang rusak pada 7 November lalu, turut hadir anggota Komisi I DPRD Paser Muhamad Saleh dan Lamaludin dari Komisi II DPRD Paser. (Adv/Joe)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.