Disdikbud Balikpapan Gelar Sekolah Idaman, Kepala Sekolah Ciptakan Inovasi

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kota Balikpapan, Emmy Mulyani. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kota Balikpapan, Emmy Mulyani. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda mengadakan Pelatihan Sekolah Idaman Tahun 2023.

 

Sekolah Idaman yang dimaksud memberikan pelatihan kepemimpinan Kepala Sekolah baik di tingkat SD maupun SMP. Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Balikpapan, Emmy Mulyani kepada media, Kamis (2/11/2023).

 

Emmy mengatakan kepala sekolah diberikan materi kemudian diarahkan untuk membuat inovasi penyelesaian yang terjadi di lingkungannya. “Kita sudah melakukan kegiatan dua hari yang lalu. Ini hari ketiga mereka,” terangnya.

 

Emmy berharap sekolah idaman ini menjadi sekolah yang ideal untuk pembelajaran, bagaimana kerja sama dengan komite dan siswa. Program ini sebenarnya salah satu program Disdikbud Balikpapan di tahun 2024 mendatang.

 

“Kita akan lanjutkan di tahun 2024. Kita akan memacu Kepala Sekolah untuk membuat inovasi untuk menyelesaikan masalah di lingkungannya sendiri. Mereka bisa menggali apa sih permasalahannya, kemudian mereka diajarkan untuk membuat prioritas mana yang harus diselesaikan dulu trus bagaimana menyelesaikan masalahnya,” jelasnya.

 

Hal ini diselesaikan tidak hanya dikerjakan sendiri oleh Kepala Sekolah tetapi dikerjakan secara tim untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan masing-masing.

 

Permasalahan setiap sekolah berbeda-beda salah satu contoh sekolah yang tidak mempunyai sambungan air bersih, padahal sumber air dekat dengan sekolah itu tetapi sekolah belum mempunyai fasilitas untuk memanfaatkan air bersih itu. “Bagaimana kepala sekolah dapat menyelesaikan permasalahan itu,” ungkapnya.

 

Contoh lain sekolah yang mempunyai peserta didik yang tidak disiplin, sehingga kepala sekolah harus mempunyai inovasi untuk menyelesaikan persoalan itu. “Bagaimana kepala sekolah untuk menyelesaikan persoalan ini, kalau belum tercapai apalagi masalahnya, mereka akan terus menggali inovasi itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Korupsi di Perusda SMS Kutai Barat, Negara Kembali Dirugikan Rp 1,2 Miliar Lebih 

 

Selain menciptakan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang inovatif, juga bisa menciptakan karakter baik, berintegritas sehingga bisa diimplementasikan baik dari sisi akademik maupun dari sisi penyelenggaraan pendidikan. “Sekolah Idaman ini bagus sekali,” ucapnya.

 

Dalam pelatihan sekolah idaman ini, satu kelas terdiri dari 25 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah SD dan SMP di Kota Balikpapan. “Teman-teman sekolah diberikan materi untuk dilakukan inovasi,” imbuhnya. (Adv)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.