Iwan Wahyudi Hadiri Apel Simulasi Sispamkota, Untuk Pengamanan Pemilu 2024

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Apel Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), yang berlangsung di Halaman Gedung Balikpapan Sport Convention Center (BSCC/Dome), pada hari Senin (2/10/2023), dihadiri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi.

 

Anggota DPRD Balikpapan, Iwan Wahyudi menyambut baik pelaksanaan Apel Simulasi Sispamkota. “Kita melihat kesiapannya sangat luar biasa sekali, sangat sigap dan siap. Kita optimis teman-teman bisa melakukan pengamanan dengan baik,” jelasnya usai mengikuti simulasi.

 

Politisi PPP ini mengatakan kegiatan ini merupakan satu edukasi dan siar bahwa pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) akan berlangsung di tahun 2024 mendatang dan pihak pengamanan Pemilu di Kota Balikpapan telah disiapkan.

 

“Saya optimis pemilu ini berjalan dengan damai, karena selama ini Kota Balikpapan senantiasa berjalan dengan damai secara transparan dan akuntabel,” ucapnya.

 

Dirinya sangat bersyukur Balikpapan ini sangat baik sistem pelaksanaan pemilu, ditunjang wilayah Balikpapan yang mudah di jangkau. Wilayah terjauh di Kota Balikpapan adalah wilayah Kariangau dan Teritip, sehingga wilayah tersebut masih mudah dijangkau. Untuk itu, mempermudah sistem pelaporan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk ketika ada kecurangan dan segala macam.

 

Menurutnya, simulasi ini memberikan salah satu contoh permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan pemilu yakni penyusupan pada saat kampanye maupun perhitungan suara. Hal itu memang perlu dilakukan dari sisi tim pelaksana seperti KPU, PPK, PPS, KPPS, Bawaslu, Panwascam, supaya betul-betul bisa mengedukasi petugas dan operatornya dengan baik. Kalau bisa berjalan dengan baik, maka tidak akan ada timbul protes.

 

Simulasi ini melibatkan personil TNI-Polri dan stakeholder sebanyak 500 personil. Latihan Sispamkota harus dilakukan agar seluruh personel yang terlibat nanti dapat memahami tugas dan tanggung jawabnya masing- masing, terlebih khusus, jalur koordinasi dan komunikasi yang harus dibangun.

Baca Juga :  Kasus Ibu Hamil Terpapar Covid-19 di Balikpapan Meningkat Dalam dua Bulan Terakhir

 

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.