Jafar Sidik Berharap Pengembang Perumahan di Kota Balikpapan Lebih Baik 

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Anggota Komisi III Dewan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Balikpapan, Jafar Sidik. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Anggota Komisi III Dewan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Balikpapan, Jafar Sidik. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi III Dewan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Jafar Sidik  berharap para pengembang perumahan di Kota Balikpapan di Hari Perumahan Nasional Tahun 2023 akan menjadi lebih baik kedepannya. Apalagi Balikpapan sebagai gerbang Ibu Kota Negara (IKN).

“Pemerintah lebih meningkatkan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan memberikan bantuan kepada masyarakat di setiap kelurahan,” jelasnya usai menghadiri Hari Perumahan Nasional Tahun 2023, di Halaman Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Balikpapan, pada hari Jumat (15/9/2023).

Jafar mengatakan dewan terus bersinergi dengan pemerintah melalui Dinas Perumahan dan Permukiman untuk lebih memperhatikan perumahan yang patut untuk dibantu.

“Kami dari Komisi III berharap besar bahwa pemerintah bisa terus memfasilitasi untuk bantuan yang selama ini diberikan kepada beberapa kelurahan,” ungkapnya.

Sebagai Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara juga berharap RTLH yang berada di wilayah Balikpapan Utara juga menjadi perhatian. “Mudah-mudahan wilayah Balikpapan Utara di enam Kelurahan bisa mendapatkan bantuan RTLH ini,” ujarnya.

Jafar juga mengimbau kepada para pengembang dalam membangun perumahan sesuai dengan site plan, sehingga tidak menimbulkan dampak di kemudian hari yang dikarenakan membangun tidak sesuai site plan.

“Dinas Perumahan dan Permukiman harus lebih hati-hati dalam mengeluarkan suatu izin pengembang membangun perumahan. Harus lebih ketat. Jadi tidak boleh melakukan suatu pengembangan diluar daripada site plan tetapi yang terjadi adalah site plan bisa berubah, sehingga penataan rumah tidak sesuai dengan site plan yang ada,” paparnya.

Politisi PKS mengungkapkan para pengembang di Kota Balikpapan lebih diawasi lagi khususnya saluran air yang menjadi permasalahan di Kota Balikpapan. Pasalnya, dampak yang terjadi akibat saluran air salah satunya banjir.

Baca Juga :  Komisi 1 DPRD Paser, Bahas Permasalahan Sawit Antara Warga Dengan PT SSS

“Lebih difokuskan perhatiannya. Saluran yang berhubungan dengan banjir harus segera diantisipasi seperti pembuatan bendali, parit yang kecil diperbesar. Dinas Perumahan dan Permukiman harus memperketat perizinan dalam membuat perumahan,” jelasnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.