Wali Kota Balikpapan Pantau Hilal Tampak Berawan

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Pemantauan Hilal Kota Balikpapan, Idul Fitri 1443 H
Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud bersama Kemenag Kota Balikpapan bekerjasama dengan BMKG Kota Balikpapan melakukan pemantuan hilal atau rukiyatul hilal di Menara Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center Balikpapan, Minggu (1/5/2022) sore.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Pemantauan hilal atau rukyatul hilal di Menara Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center Balikpapan, Minggu (1/5/2022) sore.

Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan bekerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Balikpapan melakukan pemantauan hilal.

Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud memberikan apresiasi kepada Kemenag dan BMKG Kota Balikpapan yang telah menyelenggarakan kegiatan pemantauan hilal yang paling dinantikan umat muslim. “Pada intinya kita mengikuti arahan dari pemerintah, adapun perbedaan yang terjadi selama ini tidak ada masalah,” ucapnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada tokoh agama yang telah menjaga Kota Balikpapan menjadi kondusif, aman dan nyaman. Dengan kebersamaan ini tentunya dapat menghidupkan silaturahmi antara pemerintah dan para ulama, stakeholder, serta pemangku kepentingan di Kota Balikpapan.

“Sering bersilaturahmi apapun yang kita niatkan untuk membangun Kota Balikpapan dapat kita lakukan bersama, termasuk kita hidupkan kegiatan syiar agama di Islamic Center, ini tanggung jawab kita bersama untuk mengajarkan nilai-nilai agama ke anak-anak,” ungkapnya.

Walikota Balikpapan sempat melakukan pemantauan hilal melalui teropong milik Masjid dan BMKG dan hasil pengamatan yang dilakukan  hilal tampak berawan. Sehingga masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat mengenai penentuan 1 Syawal 1443 Hijriah. “Kita tunggu pemerintah pusat untuk memastikan 1 Syawal 1443 Hijriah. Kita tunggu saja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala  BMKG Kota Balikpapan Rasmid menuturkan bahwa  konjungsi ataupun pergantian waktu dari satu bulan ke bulan lainnya itu terjadi pada Minggu (1/5/2022) pagi  Pukul 04.27 Wita.  “Kalau sampai terbenam matahari umur bulan di Kota Balikpapan sekitar 13 jam 43 menit 55 detik,” terangnya.

Kemudian tinggi hilal di Kota Balikpapan 4 derajat 42 menit dan 58 detik, sementara terbenam matahari pukul 18.11 Wita. Sedangkan, terbenamnya bulan pukul 18.34 wita, jadi ada waktu sekitar 23 menit 8 detik, untuk mengobservasi hilal.  “Ini cukup lama kita bisa melihat hilal,” katanya.

Kegiatan ini diikuti Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Faisal Rizal, Kepala Kemenag Balikpapan H Johan Marpaung dan pengurus BIC Balikpapan.

(BorneoFlash.com/Niken Sulastri)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.