Asal Mula Kue Nastar di Indonesia Yang Jadi Kue Favorit Saat Lebaran 

oleh -
Kue nastar yang sering dijumpai saat lebaran.
Kue nastar yang sering dijumpai saat lebaran.

Pengaruh dari Belanda

Sejarawan kuliner Universitas Padjadjaran (Unpad), Fadly Rahman, berikan pengalaman bahwa kue-kue kering seperti nastar, kastengel, lidah kucing, atau putri salju tentunya merupakan pengaruh dari Belanda ketika dahulu menjajah Indonesia.

“Kue-kue ini sebetulnya relatif baru dikenal pada masa peralihan abad ke-19 ke 20 ketika orang-orang Indonesia mulai mengenal makanan khas Belanda, termasuk kue-kue,” terang Fadly.

Biasanya kue-kue tersebut dibuat dan dihidangkan dalam tradisi Natal orang-orang Belanda. Tetapi, ketika lebaran, orang-orang Belanda juga mengirim hantaran kue-kue pada keluarga bangsawan pribumi.

Sejak saat itulah, kue-kue tersebut menjadi kebiasaan sebagai hidangan menu lebaran.

Adanya Akulturasi Budaya

Dalam perkembangannya, kue-kue kering lebaran seperti nastar mengalami proses modifikasi bahan dan bentuk.

Dalam segi modifikasi bentuk, nastar yang umum dikenal di Belanda berbentuk cake, mirip seperti roti ulang tahun yang melingkar. Sedangkan di Indonesia menjadi jenis kue kering yang berbentuk bulat dan kecil, sering pula dibentuk menyerupai daun.

“Kue-kue kering yang dibawa ketika zaman kolonial Belanda ini awalnya bermula dari transfer budaya perayaan hari besar hingga pada akhirnya mengalami modifikasi bahan dan bentuk,” tutur sejarawan kuliner Unpad tersebut.

(BorneoFlash.com/*)

banner 700x135