Bupati AGM, Plt Sekda, 2 Kepala Dinas dan Bendahara DPC Demokrat Balikpapan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Suap di PPU

oleh -
.Konferensi Pers KPK terhadap perkembangan OTT kasus Suap di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis 13 Januari 2022 pukul 23.00 Wita. Foto : Tangkapan Layar YouTube Channel KPK RI.
Konferensi Pers KPK terhadap perkembangan OTT kasus Suap di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis 13 Januari 2022 pukul 23.00 Wita. Foto : Tangkapan Layar YouTube Channel KPK RI.

BorneoFlash.com, JAKARTA – Berita sebelumnya yang dimana Tim KPK telah mengamankan 11 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu, 12 Januari 2022 sekitar pukul 19.00 WIB di wilayah Jakarta dan di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

 

Maka pada Kamis, 13 Januari 2022 pukul 23.00 WIB, KPK menggelar Konferensi Pers terkait OTT di Gedung KPK Jakarta dengan merilis 11 nama tersangka sebagai berikut.

 

  1. AGM (Bupati PPU 2018-2023)
  2. NP (Orang Kepercayaan AGM)
  3. AD (Orang Kepercayaan AGM)
  4. NA (Swasta/Bendahara umum DPC Partai Demokrat Balikpapan)
  5. MI (Plt Sekda PPU)
  6. EH (Kepala Dinas PU dan Tata Ruang PPU)
  7. JM (Kepala Bidang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga PPU)
  8. WL (Istri dari MI)
  9. AZ (Swasta)
  10. SP (Orang Kepercayaan AGM)
  11. RK (Orang Kepercayaan AGM)

Berikut kronologis penangkapan yang dikutip BorneoFlash.com saat Konferensi Pers di laman Youtube Channel KPK RI dibacakan oleh Alexander Marwata selaku Pimpinan KPK.

 

Rabu, 12 Januari 2022, KPK mendapat info dari masyarakat terkait adanya dugaan penerimaan sejumlah uang oleh Pejabat Daerah yang diberikan oleh para rekanan yang mengerjakan proyek serta perizinan usaha di PPU.

banner 700x135