Kesetaraan Gender Jadi Perhatian Pemkab Mahulu Dalam Semua Sektor 

oleh -
Asisten II E. Tek Hen Yohanes S,Pd. membuka kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kewenangan Provinsi di Ujoh Bilang, Kamis, (2/12/2021). Foto : HO.
Asisten II E. Tek Hen Yohanes S,Pd. membuka kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kewenangan Provinsi di Ujoh Bilang, Kamis, (2/12/2021). Foto : HO.

BorneoFlash.com, UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, yang diwakili oleh Asisten II E. Tek Hen Yohanes S,Pd. membuka kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kewenangan Provinsi di Ujoh Bilang, Kamis, (2/12/2021).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim ini bekerja sama dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Mahakam Ulu.

Yohanes mengatakan, kesetaraan gender merupakan hal yang penting dan harus menjadi perhatian kita semua, termasuk dalam haĺ pemerintahan maupun pembangunan. 

Untuk melakukan percepatan dan optimalisasi dalam implementasi PUG, perlu dilakukan melalui penguatan kelembagaan pada Pokja PUG, Tim Driver dan Focal Point. 

“Ini memberi kemudahan dalam penyusunan perencanaan penganggaran responsif gender (PPRG), dalam bentuk Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS),” Kata Yohanes.

Untuk diketahui, PUG adalah strategi untuk mencapai keadilan dan kesetaraan gender melalui kebijakan, program, dan kegiatan yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan serta permasalahan laki-laki dan perempuan dalam proses pemantauan dan evaluasi dari seluruh aspek kehidupan dan pembangunan.

Sedangkan untuk Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG), adalah upaya mengintegrasikan perspektif gender ke dalam proses perencanan dan penganggaran dengan cara penelaahan dampak dari suatu belanja kegiatan serta efeknya terhadap keadilan dan kesetaraan gender. 

Yohanes menambahkan, di era otonomi yang sudah berjalan dan arah pembangunan yang responsif gender sudah berjalan saat ini, maka diharapkan semua OPD di Kabupaten Mahulu, disesuaikan dengan program dan kegiatannya dapat mengarah kepada peningkatan SDM agar lebih memahami tentang PUG melalui PPRG.

“Kami atas nama Pemkab Mahulu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan harapan, ke depan implementasi PUG di Mahulu akan semakin meningkat. Sehingga peran wanita di berbagai sektor akan semakin baik,” ungkap Yohanes.

Implementasi PUG di Mahulu sudah sangat baik. Ini dibuktikan dengan banyaknya wanita yang menduduki posisi strategis di jajaran pemerintahan. 

“Bahkan ketua DPRD kita adalah seorang perempuan,” imbuhnya. 

Dalam kegiatan ini diikuti para peserta dari perwakilan seluruh OPD terkait di lingkup Pemkab Mahulu. 

Dan yang menjadi narasumber adalah dari DKP3A Kaltim, Fasilitator PUG, Perwakilan Inspektorat Daerah Kaltim, serta dari Dinas Sosial P3A Mahulu. 

(*/BorneoFlash.com)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.