Pengawas Tambang Ilegal Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pemodal Masih DPO

oleh -
Pengawas Tambang Ilegal di Balikpapan Utara atas nama SHR telah Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Diamankan, dalam konferensi pers di halaman Mapolresta Balikpapan, Jumat (19/11/2021). Foto : BorneoFlash.com/Eko.
Pengawas Tambang Ilegal di Balikpapan Utara atas nama SHR telah Ditetapkan Sebagai Tersangka dan Diamankan, dalam konferensi pers di halaman Mapolresta Balikpapan, Jumat (19/11/2021). Foto : BorneoFlash.com/Eko.

BorneoFlash.com, BALIKPAPANPolresta Balikpapan melalui Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) menggelar konferensi pers penetapan tersangka kasus tambang Ilegal di kawasan Jalan Batu -Batu, RT 45, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. 

Kapolresta  Balikpapan Kombes Pol V Thirdy Hadmiarso, dalam konferensi pers menuturkan, terungkapnya kasus tambang ilegal tersebut berawal dari pengecekan di lapangan antara pemkot satpol pp dan Polsek Balikpapan Utara. 

Kemudian didapati bahwa ada penambangan di perbatasan Kota Balikpapan dan Kukar, tepatnya di KM 24 Kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara. 

Menindak lanjuti laporan tersebut, dari satpol PP melaporkan itu, kemudian pihaknya langsung melakukan tindakan.

” Dan yang bersangkutan 1 orang kami amankan, atas nama SHR yang merupakan pengawas lapangan di lokasi penambangan,” ujarnya dalam konferensi pers di halaman Mapolresta Balikpapan, Jumat (19/11/2021).

Meski demikian, lanjut dia terangkan, untuk 1 lainnya, masih dalam pengejaran dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama ZK yang masih dalam pengejaran dan segera mungkin pihaknya akan melakukan penangkapan.

“Untuk yang bersangkutan ZK sebagai pemodal,” tambahnya.

Lanjut ia terangkan, untuk batu bara sendiri, belum ada yang terjual, yang total jumlah batu-bara tersebut  di TKP berjumlah sekitar 1500 metrik ton. 

Berkaitan dengan hal ini, semua saksi pihaknya lakukan pemeriksaan termasuk pelapor sendiri dari Satpol PP. Dan untuk diketahui juga, luasan area tambang ilegal tersebut kurang lebih seluas 2 hektare.

Dokumentasi Barang Bukti Tambang Ilegal di kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara. Foto : BorneoFlash.com/Eko.
Dokumentasi Barang Bukti Tambang Ilegal di kelurahan Karang Joang Balikpapan Utara. Foto : BorneoFlash.com/Eko.

“Untuk Barang Bukti (BB) yang kami amankan dua buah eksavator dan Sampel batubara,” bebernya.

Mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 35 junto Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang penambangan mineral dan batu bara kemudian junto Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja per atas Undang-Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang karena telah melakukan perbuatan termasuk masuk 55 dan 56.

(BorneoFlash.com/Eko)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.