BPJS Kesehatan Sambangi Tiap Kecamatan di Kubar, Laksanakan Screening Kesehatan Digital Bagi Masyarakat

oleh -
Kegiatan Sosialisasi BPJS Kesehatan pada perangkat kecamatan dan desa mengenai alur para peserta yang mendapatkan jaminan kesehatan. Foto : HO.
Kegiatan Sosialisasi BPJS Kesehatan pada perangkat kecamatan dan desa mengenai alur para peserta yang mendapatkan jaminan kesehatan. Foto : HO.

BorneoFlash.com, SENDAWARBPJS Kesehatan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) masih terus melakukan kunjungan ke 16 kecamatan yang ada di Kubar. 

Kunjungan tersebut dalam rangka mensosialisasikan pada perangkat kecamatan dan desa mengenai alur para peserta yang mendapatkan jaminan kesehatan sesuai program pemerintah ini.

“Hingga saat ini sudah 15 kecamatan yang telah kita kunjungi di Kubar. Masih tersisa 3 kecamatan, yakni Kecamatan Jempang dan Bongan yang dilaksanakan hari Senin dan Kecamatan Damai pada hari berikutnya,” kata Kepala BPJS Kesehatan Kubar, Herman Prayudi pada Minggu (26/9/2021).

Dijelaskannya, sosialisasi yang dilakukan tersebut lebih kepada perubahan alur peserta BPJS khususnya bagi perangkat desa. Dimana sebelumnya para perangkat desa ini termasuk dalam tanggungan pemerintah daerah.

Namun, sekarang menjadi tanggung jawab dari pemerintah kampung/desa setempat yang didasarkan dari anggaran Dana Desa (DD).

“Bukan hanya sosialisasi alur kepesertaan BPJS. Dalam kunjungan tersebut kita juga sosialisasikan mengenai screening kesehatan digital bagi masyarakat. Yang mana screening ini dijalankan di fasilitas kesehatan/puskesmas setempat,” tambahnya.

Screening kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini akan status kesehatan/penyakit yang berpotensi menjadi parah. Sehingga masyarakat yang mempunyai penyakit parah bisa mendapat prioritas jaminan pelayanan kesehatan dari pemerintah ini.

Kepala BPJS Kubar, Herman Prayudi saat memberikan sosialisasi di Kecamatan Long Iram beberapa waktu lalu. Foto : HO.
Kepala BPJS Kubar, Herman Prayudi saat memberikan sosialisasi di Kecamatan Long Iram beberapa waktu lalu. Foto : HO.

“Jadi kita sosialisasikan mengenai skrining digital ini. Masyarakat bisa melakukannya di puskesmas setempat maupun melalui aplikasi Mobile JKN. Sehingga bisa mengetahui status kesehatan atau penyakit sejak dini,” tandasnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pemberian secara simbolis kartu JKN-KIS kepada para perangkat desa. 

Yang mana program kesehatan pemerintah ini diharapkan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang memang menjadi hak bagi seluruh rakyat. 

(BorneoFlash.com/Lilis)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.