Disambut Antusias Oleh Masyarakat Kampung, Seluruh Kecamatan di Kubar Sudah Mulai Persiapkan PTM

oleh -
Suasana pelaksanaan PTM di kabupaten kutai barat sudah dimulai pada Selasa (14/9/2021). Foto : BorneoFlash.com/Lilis Suryani.
Suasana pelaksanaan PTM di kabupaten kutai barat sudah dimulai pada Selasa (14/9/2021). Foto : BorneoFlash.com/Lilis Suryani.

BorneoFlash.com, SENDAWAR – Setelah rapat koordinasi secara virtual yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar pekan lalu. 

Seluruh kecamatan yang ada di wilayah Bumi Tanaa Purai Ngeriman sudah mulai mempersiapkan berjalannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas

Salah satunya dilakukan oleh Kampung Jambuk, Kecamatan Bongan yang sudah mulai mensosialisasikan kepada masyarakat. Pihak sekolah juga menggandeng pemerintahan kampung untuk menyampaikan persiapan pelaksanaan PTM tersebut.

“Dari pihak sekolah sudah berkoordinasi dengan pemerintahan kampung juga, khususnya dengan satgas Covid-19. Ini masih tahap sosialisasi kepada masyarakat sesuai dengan juknis yang diterima dari Disdikbud Kubar. Terutamanya untuk Sekolah Dasar (SD) yang ada di kampung ini,” kataPetinggi Kampung Jambuk, Syahril. Kamis (16/9/2021).

Dikatakannya, untuk pelaksanaan PTM masih menunggu kesepakatan dan keputusan pihak sekolah bersama orang tua peserta didik. Meskipun di tingkat kabupaten, pelaksanaan PTM tersebut sudah bisa dimulai pada Selasa (14/9/2021).

“Kemarin sudah sosialisasi, masih ada pertemuan lagi nanti sebelum ditetapkan kapan pelaksanaannya. Kalau dari kabupaten sudah berikan lampu hijau, kecamatan dan kampung juga pasti akan jalankan. Namun tetap sesuai aturan yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

 

PTM terbatas yang sudah disetujui oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar tersebut sangat disambut baik oleh masyarakat khususnya yang berada di kampung-kampung. Apalagi setelah kurang lebih selama satu tahun terakhir ini dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui online dan offline.

“Akhirnya anak-anak bisa kembali sekolah, kami sebagai orang tua sangat menyambut baik hal ini. Karena selama ini mengalami kesulitan, bukan hanya karena jaringan telekomunikasi. Tapi juga sebagai orang kampung, pengetahuan kami juga terbatas,” kata Mirna salah satu orang tua siswa di Kampung Jambuk, Kecamatan Bongan.

(BorneoFlash.com/Lilis)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.