Sempat Tertunda, BLT DD Masih Terus Berjalan dan Ada Kemungkinan Tahun Depan Kembali Disalurkan

oleh -
Penyaluran BLT DD yang memasuki tahap ke-9 disalurkan oleh Petinggi Kampung Jambuk, Syahril (tiga dari kanan) yang juga langsung dipantau oleh Camat Bongan, Ganjar Isukarso (tiga dari kiri) pada Senin (13/9/2021) Kemarin. Foto : HO.
Penyaluran BLT DD yang memasuki tahap ke-9 disalurkan oleh Petinggi Kampung Jambuk, Syahril (tiga dari kanan) yang juga langsung dipantau oleh Camat Bongan, Ganjar Isukarso (tiga dari kiri) pada Senin (13/9/2021). Foto : HO.

BorneoFlash.com, SENDAWAR – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) masih terus dilakukan oleh tiap-tiap kampung untuk masyarakat yang membutuhkan. 

Yang mana bantuan pada tahun 2021 ini sudah memasuki tahap ke-9 dari anggaran Dana Desa (DD) di masing-masing kampung. Terutamanya bagi masyarakat yang saat ini masih merasakan dampak pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 lalu.

“Meski sempat tertunda di awal tahun karena proses pencairan DD yang masih menunggu regulasi dari kabupaten. Namun sekarang sudah mulai berjalan lancar dan sudah masuk dalam tahap ke-9,” ucap Petinggi Kampung Jambuk, Syahril yang baru menyalurkan BLT DD pada Senin (13/9/2021).

Dijelaskannya, BLT DD pada tahun ini di Kampung Jambuk tetap akan diberikan kepada para penerima yang sudah terdata sebelumnya hingga bulan Desember 2021 mendatang. 

Dimana besaran bantuan uang tunai yang berjumlah Rp 300.000 tersebut diberikan kepada 44 KK yang masuk dalam data penerima.

“Para penerimanya masih tetap berjumlah 44 KK sejak awal tahun 2021 tadi. Tidak ada perubahan. Dan akan tetap disalurkan hingga bulan Desember nanti,” tegasnya.

Sementara itu, ditanya mengenai bantuan ini kembali disalurkan pada tahun 2022 mendatang. Dirinya tidak menampik hal tersebut bisa saja terjadi. 

Sebab saat ini informasi dan regulasi dari Kementerian Desa Republik Indonesia (RI) sudah ada. Tinggal menunggu regulasi dari tingkat Kabupaten Kubar untuk bisa digulirkan kembali.

“Regulasi atau informasi dari KemenDes memang ada, tapi tetap kita tunggu dari kabupaten juga. Selain itu, penerima manfaat bantuan ini nantinya akan kita data kembali. Sehingga saat ada regulasi serta pengajuan, tidak kerepotan,” imbuhnya.

Program BLT ini memang digulirkan setelah pandemi Covid-19 melanda hampir seluruh wilayah Indonesia yang menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan dari segi ekonomi. 

Sehingga pemerintah pun menjalankan program tersebut untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. 

Melalui anggaran DD yang dimiliki oleh setiap kampung/desa setiap tahunnya yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. 

(BorneoFlash.com/Lilis)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.