Gubernur Kaltim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Ponpes Syaichona Cholil, Dibuka Langsung Oleh Presiden Jokowi Melalui Video Conference

oleh -
Gubernur Kaltim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan. Selasa (7/9/2021). Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.
Gubernur Kaltim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Serentak di Pesantren Syaichona Cholil Balikpapan. Selasa (7/9/2021). Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Sinergi Polri dan Staf Khusus Presiden RI menggelar vaksinasi serentak di pesantren dan rumah ibadah seluruh Indonesia, Selasa (7/9/2021).

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang berada di Pondok Pesantren (Ponpes) KH. Syamsuddin Ponorogo dan melalui video conference dengan 211 pesantren dan 88 rumah ibadah di seluruh Indonesia. 

Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor saat menghadiri kegiatan vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Syaichona Cholil, Balikpapan menuturkan. Dalam kesempatan ini telah  dilakukan vaksinasi secara nasional secara serentak termasuk di Kalimantan Timur.

Untuk di Kalimantan Timur itu dilaksanakan di 5 pondok pesantren dan 4 gereja dengan dosis vaksin sebanyak 8350 dosis vaksin pertama.

“Dan ini tersebar di Kalimantan Timur,” ujarnya kepada awak media.

Ia juga mengatakan, untuk stokvaksin di Kalimantan Timur lumayan tersedia sehingga bisa diteruskan pelaksanaannya di hari-hari kedepan.

Ditanya mengenai stok vaksin, dia menjelaskan baik dari Dinkes, di seluruh Kabupaten/Kota termasuk yang ada di TNI dan Polri dan unit lembaga lainnya kurang lebih berjumlah 55. 000 vaksin.

“Dan akan datang lagi. Begitu selesai, akan datang lagi dan dilakukan penyuntikan kembali. Jadi tidak disisakan untuk penyuntikan yang kedua. Karena kami yakin suntikan vaksin yang kedua bisa tersedia,” bebernya.

Dengan tambahan vaksinasi merdeka ini untuk capaian vaksinasi di Kalimantan Timur sendiri sudah mencapai 22, 5 persen. Dan untuk vaksinasi keduanya itu sekitar 14 hingga 15 persen.

Selain itu dia juga menerangkan untuk Kabupaten atau Kota yang masih level 4 yaitu Balikpapan dan Kutai Kartanegara (Kukar)

“Sebenarnya di posisi PPKM Level 4 ini berada di posisi di perbatasan dan bisa masuk ke Level 3. Tapi dari pada timbul keraguan Pemerintah Pusat keputusan tetap mempertahankan level 4.  Kondisi kita juga sudah membaik sekarang,” bebernya.

Baca Juga :  Disentil Mendagri Tito, Kontroversi Rambut Pirang Pasha Berakhir Gundul

Selain itu terkait ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di Kalimantan Timur sudah menurun sekitar 30 persen. “Sudah bagus, yang sembuh sudah meningkat kemudian yang dirawat terus menurun. Artinya semakin membaik,” jelasnya.

Ditempat yang sama Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menambahkan. Turunnya angka terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalimantan Timur ini kata dia katakan tak terlepas dari tingkat disiplin masyarakat yang semakin membaik.

“Jadi pesan ini terus disampaikan kepada masyarakat. Walaupun angka terkonfirmasi Positif Covid-19 turun kita tidak boleh lengah tetap taat terhadap Protokol Kesehatan,” ucapnya.

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.