BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – PT Pertamina (Persero) melalui program pendanaan usaha mikro dan kecil (UMK) kembali melaksanakan program Pertamina UMK Academy 2021 kepada 100 pengusaha kecil dan mikro menjadi peserta.
“Di mana teman-teman UMK belajar mulai dari meningkatkan kualitas produk, mengemas, sistem pembayaran, jaringan pemasaran, sampai menangani komplain,” kata Humas Pertamina MOR VI Kalimantan, Susanto August Satria, pada Sabtu (21/8/2021).
Dalam sistem pembayaran, antara lain dihadirkan tim Bank Indonesia Kantor Perwakilan Balikpapan untuk mengenalkan QRIS (QR Code Indonesia Standard).
“Ini sistem pembayaran non tunai berbasis QR Code yang sedang dikembangkan oleh Bank Indonesia,” kata Manajer Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Kaltim, Feri Hermawan.
Feri menjelaskan, QRIS merupakan sebuah teknologi yang mampu memudahkan pembayaran dari seluruh penyelenggara keuangan baik bank maupun non bank.
“Kami menyatukan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) sehingga proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya,” jelas Feri.





