DKK Balikpapan : Terjadi Peningkatan Angka Kematian Positif Covid-19 Usia Lansia

oleh -
Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliaty. Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.
Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliaty. Foto : BorneoFlash.com/Muhammad Eko.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Balikpapan menyebut selain terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, saat ini pihaknya juga  mendapati  terjadinya peningkatan kasus angka kematian Covid-19 yang rata-rata pada usia Lansia di Kota Balikpapan.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Sekaligus Satgas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliaty mengatakan. 

Menyikapi hal ini dirinya berharap kepada masyarakat agar saat ini untuk aktivitas agar dilakukan di rumah saja. 

Hal ini dikatakan bukan tanpa alasan. Pasalnya dari yang dirinya lihat, lansia yang tertular Covid-19 ini sebenarnya mereka hanya di rumah saja.

Akan tetapi, jika keluarga lain tidak mendukung, dalam arti di sini keluar masuk di dalam rumah. Ini mereka yang membawa masuk virus di dalam lingkup keluarga.

“Kemudian Protkes 5 M juga harus dijalankan dimanapun berada termasuk di dalam rumah. Kemudian kami juga mempersiapkan tim rumah sakit untuk meningkatkan kapasitas penanganan pasien,” ujarnya dalam rangkaian kegiatan vaksinasi Covid-19 di BSB E -Walk Balikpapan pada Rabu (30/6/2021)

Lebih lanjut dia katakan, dua hari yang lalu pihaknya juga melakukan pertemuan dengan Direktur Rumah sakit  yang ada di Balikpapan, di Kantor Pemkot Balikpapan.

Dan  bersepakat meningkatkan kapasitas masing-masing, baik ICU, maupun ruang rawat Isolasi.

“Namun kalau pasien datang dalam kondisi terlambat atau buruk diakuinya ini yang dianggap dapat menyulitkan. Makanya kami mohon, untuk bekerja sama di hulu. Lebih baik kita mencegah daripada mengobati,” tambahnya.

Untuk kasus pasien Covid-19 yang meninggal dalam sepekan terakhir kata dia  terdapat 5 orang yang meninggal yang terlaporkan.

 Hal ini juga yang membuat pihaknya mengantisipasi pada tim pemakaman.

“Karena tim pemakaman juga harus standby 24 jam menyiapkan ambulance jenazah untuk mengantar pemakaman di Km 15. Jadi semua tim saat ini bersiaga, baik tim kami yang bekerja di Promosi di hulu, tim yang penanganan di rumah sakit, dan tim pemakaman,” bebernya.

Dia juga menambahkan, bagi masyarakat diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 secara mandiri. Agar segera melaporkan ke puskesmas setempat.

Dari puskesmas, nanti akan mendapatkan pemantauan. Kemudian mereka juga mendapatkan obat terapi, serta mendapatkan tracing untuk kontak erat yang lainnya.

Ia juga menerangkan, dalam sepekan ini dirinya juga menemukan terkonfirmasi positif Covid-19 di Bandara sebanyak 2 orang.

“Dan di pelabuhan kami menemukan 4 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Dan ini satu keluarga yang tujuan Tarakan. Hanya menggunakan kapal yang berlabuh di Balikpapan. Hal ini juga menjadi resiko Balikpapan karena menjadi pintu gerbang di Kaltim,” pungkasnya. 

(BorneoFlash.com/Eko)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.