Jurnalis Bloomberg Ditangkap di Beijing

oleh -
Ilustrasi penangkapan. (iStockphoto/Milan Markovic)

BorneoFlash.com – Kepolisian China menangkap Haze Fan, seorang jurnalis perempuan Bloomberg berkebangsaan China yang bekerja di Biro Beijing, atas tudingan membahayakan keamanan nasional.

Fan terakhir kali kontak dengan redaktur pada Senin pagi, dan pada Jumat (11/12/2020) terlihat dikawal keluar dari apartemen oleh petugas berpakaian bebas, demikian dikutip dari CNN.

Bloomberg menyatakan saat ini tengah mencari informasi mengenai keberadaan Fan pada pemerintah China dan juga Kedutaan Besar China di Washington, Amerika Serikat.

Sebelumnya, pada Kamis media asal AS itu menerima informasi bahwa Fan ditahan atas dugaan aktivitas mencurigakan yang bisa membahayakan keamanan nasional.

“Kami sangat mencemaskan dia, dan kami secara aktif tengah berbicara pada pejabat China untuk memahami situasi yang tengah terjadi,” kata Bloomberg lewat pernyataan resminya.

“Kami tengah melakukan yang kami bisa untuk memberikan dukungan dan juga mencari informasi lanjutan.”

Kementerian Luar Negeri China lewat pernyataan resmi menyatakan bahwa kepolisian tengah menyelidiki kasus Fan dan menjamin hak-hak Fan terpenuhi.

Kelompok jurnalis koresponden asing di China menyatakan prihatin dengan penangkapan Fan.

“Jurnalis berkebangsaan China memiliki peran penting dalam riset dan juga pemahaman bahasa dalam reportase di China. Tanpa dukungan mereka, akan sangat sukar bagi media asing bekerja di China,” kata kelompok tersebut.

Sebagai informasi, warga negara China hanya bisa bekerja di media asing untuk mengisi posisi tambahan, dan harus melalui agensi yang berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri China.

Sumber : CNNIndonesia

banner 700x135